Tidak Dikategorikan
-
DENPASAR – Adanya pertemuan KTT G20 yang menghadirkan pemimpinn tertinggi dari 19 negara dan satu kawasan yaitu Argentina, Australia, Brazil, Kanada, Republik Rakyat Tiongkok atau China, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Menurut sastrawan Bali Made Adnyana Ole harus juga…
-
Oleh : Anugrah Diansyah )* Selama hampir 3 tahun, pandemi sudah mulai terkendali dan Indonesia bersiap-siap memasuki masa endemi. Namun bukan berarti masyarakat bisa bersantai, karena pandemi masih berlangsung dan wajib menaati protokol kesehatan. Jangan sampai terjadi serangan Corona gelombang dan memakan banyak korban. Saat pandemi dinyatakan dimulai di Indonesia pada bulan awal Maret 2020 lalu, masyarakat langsung menaati tiap poin dalam…
-
Oleh : Alfred Jigibalom )* Tersangka korupsi seperti Gubernur Lukas Enembe wajib menjalani proses hukum agar kasusnya tidak berlarut-larut. Para aktivis mendukung pemberantasan korupsi, dan meminta agar Lukas bertanggungjawab atas kesalahannya. Korupsi pernah merajalela di era orde baru dan sangat memalukan karena menduplikasi kelakuan VOC saat masih menjajah Indonesia. Ketika banyak orang yang mencuri uang…
-
Oleh : Rivaldi Adrian )* Rencana aksi demonstrasi oleh kelompok mahasiswa pada tanggal 20 Oktober 2022 mendatang sama sekali sudah tidak relevan lagi. Hal tersebut dikarenakan seluruh penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM sudah terlaksana dan tepat sasaran kepada masyarakat rentan yang memang membutuhkan. Sebagai informasi, terdapat seruan yang beredar di media sosial mengenai rencana…
-
JAKARTA – Ekonom Senior Indef Aviliani menilai Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang disalurkan pemerintah, efektif dalam menahan laju inflasi. Hal itu dapat terlihat dari daya beli masyarakat yang tidak turun secara signifikan saat inflasi. “Kalau dalam kondisi inflasi, kecendrungan daya beli masyarakat kelas bawah turun secara drastis. Sehingga ketika ada bantalan…
-
Oleh: Saiful Anwar )* Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi Group of 20 (G20) yang diselenggarakan di Indonesia, menjadi bukti bahwa Indonesia tidak main-main terhadap upaya peningkatan investasi. KTT G20 menjadi momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan kepada negara-negara di dunia bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki daya saing dan ramah investasi. Presidensi G20 merupakan wadah dialog…
-
Oleh : Salsa Aulia *) Selaku Presidensi dalam Konferensi Tingkat Tingi (KTT) G20, Indonesia memiliki peran sangat besar untuk mampu menunjukkan bagaimana kemajuan dari transformasi digital yang sudah digagas dan menawarkannya pada negara-negara lain. Saat ini memang paradigma dunia sudah berubah menjadi serba digital dengan segala akses kemudahan informasi, maka memang tidak bisa dipungkiri lagi…
-
Oleh : Andi Kurniawan )* Iklim investasi merupakan hal yang harus dijaga demi meningkatnya investasi di Indonesia. Pandemi di Indonesia dengan segala tantangan ekonomi yang menerpa, rupanya telah berhasil dilewati hingga Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi favorit di Asia Tenggara. Iklim investasi adalah seluruh rangkaian kebijakan, kelembagaan serta lingkungan, baik yang sedang berlangsung maupun…
-
DENPASAR – Saat pandemi COVID-19, industri pariwisata paling telak kena dampaknya. Ini terjadi karena ada larangan berpergian bagi pelaku perjalanan dalam maupun luar negeri yang diterapkan di seluruh dunia sesuai pelaksanaan protokol kesehatan untuk menurunkan penularan virus Corona kurang lebih selama 2 tahun. Bali juga sangat terdampak, karena meletakan salah satu pondasi ekonominya pada industri…
-
Oleh : Alula Khairunisa )* Mendukung penuh segala proses penyusunan hingga pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) berarti sama dengan turut membuat hadirnya kepastian hukum di Indonesia. Pasalnya, KUHP yang ada saat ini penuh akan ketidakpastian hukum. Sejauh ini memang masih terjadi pro dan kontra RKUHP yang digagas oleh pemerintah dan DPR RI. Beberapa pihak…