Indonesia
-
Keberadaan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) memang menjadi kekhawatiran sejumlah warga. Bukan hanya dinilai terbentuk akibat ambisi politik, koalisi yang dinisiasi oleh Din Syamsuddin cs ini berpotensi memecah belah bangsa dan mengancam stabilitas keamanan negara. Selain itu juga mengganggu upaya Pemerintah menanggulangi Covid-19. Ratusan orang yang tergabung dalam Paguyuban Warga Tasikmalaya Bersatu secara tegas menolak…
-
Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku prihatin dengan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang kini justru menurutnya berupaya menciptakan kekacauan hanya demi politik. Ferdinand menegaskan, untuk bisa mencintai Indonesia bukan dengan menciptakan kerusuhan. “Prihatin melihat semua ini, KAMI yang katanya gerakan moral, gerakan meluruskan kiblat bangsa, justru merencanakan sesuatu yang buruk bagi bangsa,…
-
Dukungan terhadap keberlanjutan pelaksanaan otonomi khusus (otsus) di Papua dan Papua Barat terus disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat di Papua. Gereja yang selama ini sudah terlibat harus tetap terus mendukung keberlanjutan dan pelaksanaan otsus. Pandangan itu disampaikan salah satu tokoh agama Papua, pendeta Albert Yoku dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2020). Suara yang mendukung keberlanjutan otsus itu kontras dengan suara-suara beberapa…
-
Oleh : Saby kossay)* Otsus Papua menjadi salah satu bentuk perhatian negara untuk memajukan Papua. Masyarakat Papua pun mendukung keberlanjutan Otsus karena terindikasi mampu mendorong pembangunan wilayah. Kehadiran Otsus Papua Jilid II merupakan bentuk dukungan konkrit pemerintah pusat dalam membangun tanah Papua. Pelaksana Tugas (Plt) Gerakan Merah Putih Papua Barat, Imanuel Yenu mengatakan, kehadiran Otsus…
-
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, mengatakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan gerakan provokatif yang bertujuan untuk menjatuhkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sejak dibentuk, Inas menilai kelompok KAMI itu sudah berbau provokasi. “Sehingga patut diduga bahwa tujuan dari gerakan ini, yakni menghasut rakyat, di mana seolah-olah Indonesia dalam keadaan sangat berbahaya,…
-
Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta menilai faktor utama yang menjadi penyebab penangkapan dan penahanahan para petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bukan karena konteks mengkritisi Omnibus Law Cipta Kerja. Stanislaus juga meyakini penyebaran berita hoax yang dilakukan para petinggi KAMI itu juga menjadi penyebab pecahnya aksi vandalisme dan aksi kekerasan di sejumlah daerah. Sehingga atas dasar…
-
Sejumlah pihak meminta Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) untuk tidak bermanuver politik ditengah upaya bangsa menghadapi pandemi Covid-19. Bukan hanya menggangu berbagai strategi Pemerntah melawan pandemi, tetapi juga memaksa rakyat untuk berkumpul sehingga meningkatkan potensi munculnya klaster baru. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden ( KSP) Donny Gahral Adian mengingatkan agar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia…
-
Masyarakat terus menyampaikan kritik terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipimpin Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin. Berbagai pihak pun menilai berbagai manuver dan provokasi turut meningkatkan keresehan di masyarakat. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98) Abdul Salam Nur Ahmad, mengatakan kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) justru malah dapat memecah…
-
Oleh : Raditya Rahman )* Jumlah pasien corona yang sembuh makin meningkat. Hal ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam menumpas penyakit berbahaya ini. Walau pandemi belum berakhir, namun ada harapan di masa depan sehingga corona bisa pergi secepatnya dari Indonesia. Tak terasa lebih dari 6 bulan kita berada dalam masa pandemi covid-19. Penyakit yang hinggap di…
-
Kepolisian menangkap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) atas dugaan melakukan provokasi dan hasutan kepada mahasiswa dan buruh agar melakukan aksi anarkis saat penolakan UU Cipta Kerja di wilayah Medan dan Jakarta. Mereka melakukan provokasi melalui Whatsapp Group (WAG). Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, mengatakan bahwa para aktivis KAMI ditangkap karena terbukti…