rinitimur
-
JAKARTA — Ganjar Pranowo mengaku akan terus tegak lurus dengan PDI Perjuangan dan memiliki komitmen sangat kuat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memegang teguh ideologi. Hal tersebut merupakan beberapa poin penting dari arahan yang dikemukakan oleh Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepadanya. “Arahan dari Ibu Megawati. Saya dinasihati bahwa ‘Kader partai ketika di jabatan publik,…
-
Oleh : Shenna Aprilya Zahra )* Rencana demonstrasi buruh pada 10 Agustus 2023 demi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja perlu dibatalkan. Sebab, UU Cipta Kerja dianggap mampu mendatangkan investasi serta mengurangi jumlah pengangguran dengan cara memperluas kesempatan kerja. Segelintir elemen buruh berupaya melakukan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada 10 Agustus 2023 guna melakukan demonstrasi menolak UU Ciptaker…
-
JAKARTA — Masyarakat di Kabupaten Indramayu terus mendukung penuh Ganjar Pranowo sebagai Presiden pada tahun 2024 mendatang. Koordinator Ganjar Sejati di Kabupaten Indramayu, Nur Rahman menjelaskan bahwa dukungan penuh berasal dari wilayah tersebut hanya untuk nama pemimpin yang identik dengan rambut putih ini. Pasalnya, terlihat dengan sangat jelas bahwa semakin adanya penguatan semangat pula dari…
-
Jakarta – Di dalam komunikasi, pesan-pesan yang disampaikan tidak ada yang bebas, namun pesan-pesan itu harus terikat dengan nilai-nilai tertentu yang berlaku di masyarakat. Kritik yang dilakukan oleh Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat diluar adab. Hal ini dikatakan Pakar Komunikolog Emrus Sihombing pada Acara Klik Indonesia Petang bertema “Menjaga Demokrasi Yang Beretika”…
-
JAKARTA — Akademisi menyebutkan bahwa salah satu ungkapan yang dikeluarkan oleh pangamat politik Rocky Gerung sama sekali tidak rasional dan tidak beretika serta juga sama sekali tidak mencerminkan akal sehat. Komunikolog Indonesia, Dr Emrus Sihombing menanggapi pernyataan dari seorang intelektual sekelas Rocky Gerung tersebut yang kini tengah viral di media sosial. Pasalnya, Rocky Gerung menggunakan…
-
Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai “bajingan tolol” dalam orasinya pada acara buruh di Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Umpatan dilontarkan dalam merespons kebijakan Jokowi dalam mengelola negara. Dr. Emrus Sihombing Komunikolog Universitas Pelita Harapan menyebut, pernyataan Rocky Gerung tidaklah sesuai etika dan tidak berdasarkan atas nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, umpatan…
-
Oleh : Abbad Dzul Hilmi )* Pernyataan Rocky Gerung yang menggunakan diksi “bajingan -tolol” telah memicu kecaman dan protes dari banyak pihak, tidak terkecuali akademisi. Publik pun diimbau untuk selalu mengedepankan kritik yang beradab sesuai nilai-nilai Pancasila. Komunikolog dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Dr Emrus Sihombing menyampaikan bahwa diksi yang dikemukakan oleh pengamat politik Rocky…
-
Jakarta – Komunikolog Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan diksi “Bajingan-Tolol yang utarakan Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo telah kebablasan di era denokrasi saat ini. Hal tersebut dikatakan Komunikolog Emrus Sihombing saat berdialog di TVRI rabu 2/8/2023. Menurutnya, Indonesia menganut demokrasi yang berasaskan nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata kemanusiaan yang adil dan beradab,…
-
Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Dr Emrus Sihombing menyebut bahwa setiap negara mesti memiliki sistem demokrasi, dan Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yang berasaskan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut diungkapkannya dalam salah satu stasiun televisi nasional yang bertajuk ”Menjaga Demokrasi Yang Beretika” pada Rabu, 2 Agustus 2023. Ia menyebut bahwa demokrasi Indonesia harus…
-
Jakarta – Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Dr. Emrus Sihombing mengatakan Indonesia menganut demokrasi berasas nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata “beradab”, sehingga demokrasi yang kita akui adalah demokrasi yang beradab. “Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi yang kebablasan seperti adanya diksi ‘bajingan-tolol’. Tentunya apa yang disampaikan…