Covid-19
-
JAKARTA – Tim Dokter Rumah Sakit Darura Corona (RSDC) Wisma Atlet, dr Efriadi Ismail mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dimana pun berada. Walaupun sudah dilakukan vaksinasi COVID-19.Pasalnya, saat ini kesadaran masyarakat menerapkan prokes sudah mulai luntur bahkan cenderung abai. “Bagi yang merasa baik-baik saja bahkan abai terhadap protokol kesehatan tidak…
-
Oleh: Amelia Hasti (Warganet Kota Jakarta Selatan) Baru-baru ini dunia dihebohkan oleh terjadinya tsunami Covid-19 di India. Pada mulanya Kementerian Kesehatan India sudah begitu percaya diri bahwa status ‘herd immunity’ sudah berhasil dicapai di India, setelah pada Agustus-November 2020 mengalami 100.000 kasus per hari yang membuat tenaga kesehatan kerepotan. Penerapan lockdown pada Desember 2020 berhasil…
-
Oleh: Achmad Faisal Pemerintah terus mensosialisasikan masyarakat Indonesia untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya melindungi diri dari virus Covid-19. Anjuran tersebut bukan tanpa alasan mengingat virus Covid-19 yang ada di Indonesia ditemukan dengan mutasi baru dari Inggris (B.1.1.7), India (B.1.617), dan Afrika Selatan (B.1.351). Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Sadikin mengakui, saat ini sudah…
-
Oleh : Made Raditya )* Di saat pemerintah berjuang menangani pandemi covid-19 dan efek negatifnya dari segi kesehatan dan ekonomi, masyarakat juga diminta untuk membantu penanganan corona. Caranya dengan tidak mempercayai hoaks tentang corona dan penanganannya yang berseliweran di media sosial. Jangan menyebarkannya, karena akan menghalangi kinerja dari tim satgas covid-19. Kita masih berjuang melawan…
-
Oleh : Zakaria )* Setelah lebaran, dikhawatirkan terbentuk klaster corona baru, yakni klaster mudik, klaster wisata, dan klaster keluarga. Mudik sudah dilarang tetapi masih ada yang bandel dan mencari jalan tikus untuk pulang kampung. Kita wajib waspada karena pergerakan manusia saat mudik berefek negatif dan membuat melonjaknya kasus corona baru. Ada kabar baik pasca lebaran…
-
Oleh: Halimatusya’diyyah (Warganet Kota Tangerang Selatan) Lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum usai. Pemerintah telah menggaungkan banyak cara untuk menekan penyebaran angka kasus positif Covid-19. Mulai dari kampanye tagar #DirumahAja hingga sosialisasi pencegahan virus dengan Protokol Kesahatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi…
-
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta aturan larangan mudik Lebaran 2021 tidak dinarasikan dan ditafsirkan macam-macam. Menurut Doni, keputusan itu sudah mutlak diambil oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia. “Komando Bapak Presiden jelas, yaitu larangan mudik. Jangan lagi dinarasikan aneh-aneh. Jangan pula ditafsir macam-macam. Dilarang artinya ya…
-
Oleh : Dodik Prasetyo )* Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro kembali diperpanjang selama 14 haru mulai 20 April hingga 3 Mei mendatang. Pemberlakuan ini mendapat dukungan publik karena merupakan upaya dari pemerintah untuk menekan laju penularan covid-19 di Indonesia. Dalam PPKM Skala Mikro yang keenam ini, pemerintah memperluas wilayah yang memberlakukan pembatasan kegiatan…
-
Oleh : Alfisyah Kumalasari )* Aksi peringatan Mayday 1 Mei 2021 yang jatuh pada Sabtu pekan ini haruslah tidak disertai aksi turun ke Jalan. Pasalnya, aksi buruh 1 Mei masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga rentan menimbulkan cluster baru Covid-19. Tanggal 1 Mei diperingati sebagai MayDay atau sering disebut sebagai hari Buruh. Pada tanggal…
-
Oleh : Dodik Prasetyo )* Mudik di tahun 2021 dilarang kembali dan kita diminta untuk tetap sabar. Karena pelarangan ini demi keselamatan bersama. Daripada ada lonjakan kasus corona di Indonesia, lebih baik mudik dilarang. Masyarakat diminta untuk kooperatif dan mematuhi aturan dari pemerintah. Ramadhan selalu diiringi dengan idul fitri, dan biasanya di minggu ke-empat bulan…